tentang semester1

Selasa, 20 Desember 2011

"udah jadi mahasiswa tapii kelakuan masih kayak anak SMA." begitulah komentar dosen dan kakak tingkat yang melihat maba (especially ilkom reg A).

kami di pertemukan dalam kelas yang bisa di katakan kelas unggulan. tapi jangan salah kawan, kamu akan terkejut jika berada di kelas ini. kelas yang makhluknya berasal dari berbagai daerah di kaltim, hanya beberapa yang dari luar kalimantan.

di awal perkuliahan suasana kelas sangat sepi, sangat-sangat membosankan, maklum, masih belum mengenal 1 sama lain. namun, seiring waktu , kami saling mengenal 1 sama lain, muncul rasa solidaritas (re:titip absen), kompak satu sama lain.

selain itu ,tentunya ada cinta di kelas. entah itu pacaran atau hanya sebatas menyukai.

n hari ini hari terakhir kuliah untuk semester1 , bener-bener gak terasa, 4 bulan yang berkesan. hujan , panas, tawa, canda, sedih bercampur 1selama semester 1 nih.

aku banyak belajar dari kaliian guys ..

my choise = ilmu komunikasi

Kamis, 15 Desember 2011

banyak orang yang mempertanyakan kenapa aku memilih jurusan ilmu komunikasi . banyak juga orang yang ragu akan pilihanku . kenapa memilih study komunikasi ?? toh tiap hari , setiap waktu kita selalu berkomunikasi .


aku memilih ilmu komunikasi tanpa ada perencanaan. bener-bener jauh dari rencana awalku.
saat itu bulan puasa . aku masih kelas 3SMA . saat itu tercetus candaanku ingin menjadi orang di bagian jurnalistik (reporter) karena aku selalu kagum dengan para reporter yang melakukan live report mengenai arus mudik. nd setahun kemudian, aku diterima dijurusan ilmu komunikasi unmul. hal ini membuktikan kepadaku bahwa sebuah omongan (walaupun dengan bercanda) merupakan sebuah doa.

awal perkuliahan aku masih belum bisa beradaptasi. masih ada rasa penyesalan kenapa aku milih komunikasi. lalu seiring berjalannya waktu, aku benar-benar merasakan pentingnya itu komunikasi. salah 1 dosenku mengungkapkan kesalahan komunikasilah yang menyebabkan hirosima & nagasaki di bom.

yah, walaupun banyak orang yang mencemoh & menganggap enteng jurusanku. namun suatu saat kaliaan pasti akan mersakan pentingnya komuniaksi..

2011

Sabtu, 10 Desember 2011

review dari januari sampai desember 2011, bisa dibilang tahun ini adalah tahun penuh pencapaian. alhamdulillah !! di tahun ini sebagian besar mimpiku terwujud. aku juga banyak belajar tentang kehidupan di tahun ini. menerima kehidupan dengan ikhlas.

memang benar , tuhan mengirimkan seseorang pasti ada tujuannya. and ngomong-ngomong tentang orang yang berjasa , motivator dan penggugah keberanian ku untuk bermimpi, I just can say thankz. hanya tuhan bisa balas kebaikan kaliian ..

yang pertama n utama tentunya my parents and my lovely brother. mereka selalu mendukung apapun pilihanku. lalu ada bu chris, bu rahmi n bu rusna . mereka selalu memotivasi aku untuk berani bermimpi, berani keluar dari cangkang. dan sekarang terbukti, saat awal tahun 2011 mimpiku hanya sebatas tulisan di atas kertas, dan akhir tahun ini sebagian besar mimpiku terwujud. lalu ada kak hairi . orang yang aku kenal lewat facebook. ketemu pun belum pernah. tapii aku kagum dengan tulisan-tulisannya. tulisan yang ia update di blog itulah menjadi salah 1 hal yang memotivasi aku.

tahun ini aku banyak bertemu dengan orang2 baru. yang mengajarkan hal2 baru juga tentunya.

kata andrea hirata, bermimpilah , maka tuhan akan memeluk mimpi2mu. jadii , aku gak akan berhenti bermimpi sampai disini saja. aku akan melanjutkan mimpi2ku and berusaha mewujudkannya.

Fashion Graphic Design

Selasa, 06 Desember 2011

aku punya minat lebih di fashion graphic design. entah karna aku punya bakat di bidang itu atau karna lingkungan sehari-hariku selalu menuntut untuk fashionable. i dont know. tapiii kenapa aku memilih jurusan komunikasi ?? karna komunikasi adalah batu loncatanku untuk melanjutkan studiku mengenai fashion graphic design.

oke . di tulisan berikutnya aku bakal bercerita betapa aku tergila-gilanya dalam fashion graphic design. begitu nekatnya mempelajarinya. walaupun secara otodidak.

see u :)

pemanasannn

Jumat, 25 November 2011

hmm .. dari kemaren mau update tulisan d blog selalu jah kalah ma yg namanya malas. padahal jadwal kuliah gak terlalu padat. bayangin jah kuliah cuman 3 hari. tugas juga gak banyak.

sebenarnya udah banyak tulisan yang mau ku share disini. terutama tentang perubahan hidupku setengah tahun terakhir. tapiiii.....????!!!! lagi-lagi karna kemalasanku , aku cicil ajh deh ... oke ??!

tulisan serius kuu

Minggu, 30 Oktober 2011

 i'm back !! kasian blogku gak terurus karna kesibukan plus kemalasanku .. huhu .. maafkan aku yah my blog ..




and buat kesekian kalinya gue nulis serius. Lagi-lagi karn alasan sebuah kompetisi. Kalo dulu gue nulis buat ikut lomba2 di SMA. Sekarang gue nulis serius buat seleksi di sebuah UKM (unit kegiatan mahasiswa) di kampus gue and berhubung gue habis baca buku bertema feminisme, yah akhirnya gue nulis sebuah tulisan yg judulnya ''Wanita" .. silahkan dibaca n happy reading :)

WANITA


“Percuma sekolah tinggi, ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga”
“Setinggi-tingginya perempuan bersekolah. Akhirnya lari ke dapur juga”
Sayang… udah sekolah tinggi tapi cuman dirumah ngurus anak & suami”
3 pernyataan di atas atau pernyataan lain yang senada sering dilontarkan di masyarakat dahulu jika ada seorang perempuan yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi (kuliah). Dulu, sangatlah langka jika ada seorang perempuan yg ingin melanjutkan pendidikannya. Karna umumnya setelah lulus SMA para perempuan ini menikah. Mengapa? Karna begitulah kodrat wanita. Menikah, melahirkan, & mengurus anak dan suami.
Namun berbeda dengan fenomena saat ini, kita sering mendengar istilah wanita karir. Wanita lajang atau wanita yang sudah menikah dan mempunyai anak bekerja di luar rumah. Kekhwatiran akan perceraian, suami yang meninggal, biaya hidup yang semakin tinggi, dll itulah yang membuat para wanita ini bekerja di luar rumah. Sehingga kadang wanita-wanita ini rela meninggalkan anak yang masih sangat butuh perhatian dengan di titipkan pada babysitter atau tempat-tempat penitipan anak. Inilah yang sering dipermasalahan, anak yang kurang perhatian karna sang ibu sibuk bekrja diluar rumah mencari perhatian di tempat yang salah.
Salah 1 faktornya ialah wanita zaman sekarang cenderung ingin mandiri. Biasanya setelah menikah ia tidak akan berdiam diri dirumah, ia akan bekerja walaupun sudah mempunyai anak. Alasannya bermacam-macam, ada yang ingin membantu suami, beraktualisasi, bersosialisasi, mengamalkan ilmunya, dll.
Faktor lainnya ialah kesamaan hak atas pendidikan. Tidak seperti dahulu, sebelum emansipasi wanita hanya laki-laki yang boleh mendapatkan pendidikan tinggi. Kini, 60% mahasiswa di perguruan tinggi ialah perempuan. Ini menunjukkan bahwa pendidikan itu penting tidak hanya bagi laki-laki tetapi perempuan juga.
Mengenai masalah diatas tentunya ada pro dan kontra wanita yang bekerja di luar rumah. Pro, karena wanita bisa menambah penghasilan suami, mengamalkan ilmu yang mereka dapat saat besekolah dulu, dll. Kontra, karena seakan-akan wanita melupakan kodratnya untuk mengurus anak dan suami dengan bekerja diluar rumah dan menitipkan anak ke babysitter atau tempat penitipan anak.
Menurut saya, pendidikan tinggi untuk wanita itu penting. Karena saat wanita melahirkan anak & menjadi ibu, guru pertama anak itu ialah sang ibu. Karena itu diperlukan seorang ibu yang berwawasan luas untuk menghasilkan generasi yang berkualitas. Dan menjadi ibu rumah tangga ialah pekerjaan yang terbaik.