Berlian Ujur

Senin, 12 Agustus 2013

Berbekal mengikuti passion, minat & keingintahuan ku terhadap dunia jurnalistik lah yang mempertemukanku dengan para berlian itu. Siapa sangka, aku dapat berkesempatan & beruntung bertemu bahkan berteman dengan para berlian (if u know about my past posted 'Berlian vs sampah'). Aku amat sangat bersyukur bisa bertemu dengan mereka para bujur, mereka para berlian. Bagaimana tidak, bisa ku bilang mereka semua punya masing2 kelebihan yang menurut tanpa cacat. masing-masing dari mereka punya kelebihan yang aku ingini.

Mencari organisasi yang lebih santai, gampang, diluar sana banyak yang menawarkanku. Mencari organisasi yang lebih menjanjikan materi, mudah, diluar sana banyak kesempatan-kesempatan yang aku buang.

Tapi mencari mereka para berlian ujur ?? Dimana lagi ???

Aku berhenti disini. Aku berhenti di mereka. Aku berhenti pada mereka yang memberi rasa kenyaman. Kenapa Nyaman ?? Karna jika aku menetapkan standar sempurna aku tidak akan berhenti mencari, aku tidak akan berhenti berpetualang. Tapi nyatanya aku berhenti di mereka. I'm Falling In Love with you guys. Aku bersyukur bisa mengenal & bertemu dengan kalian.

Mereka banyak mengajarkan aku pelajaran yang gak akan mungkin aku dapatkan di instansi pendidikan manapun. Mengenai nilai-nilai hidup, idealisme, softskill, integritas dan kekeluargaan.
Seperti kata temanku Ita Cahraeni, bahwa mereka memiliki permata yang menyilaukan & berlian yang kerlingannya membuat empunya merasa amat sangat bersyukur memilikinya, Yaitu Bakat & Kecerdasan.
yah, empunya itu adalah aku. Aku bersyukur bisa memiliki & berteman dengan mereka :)))
Diganti dengan materi apapun tak akan bisa menyamai mereka. (Sekali Lagi) Mereka mengajarkan bahwa penampilan dapat dibentuk hanya dalam sehari. Tapi karakter, butuh bertahun-tahun membentuknya.





*tulisan ini terinspirasi saat sedang berada di musola fahutan (musola yang sering 'kami' para bujur datangi saat istirahat solat zhuhur, asar atau magrib) Hanya perasaan syukur, tenang dan lapang yang ada. Karna saat itu aku menyadari, aku sedang berada dilingkungan yang sehat. Karna indikator lingkungan sehat bagiku ialah ketika yang dibicarakan adalah ide-ide & yang diperbuat adalah demi mengajak ke kebaikan2. *jujur, dari semua macam pergaulan yang aku ikuti, hanya dengan para bujur yang rajin mengajakku untuk sholat berjamaah.
Published with Blogger-droid v2.0.10

0 komentar:

Posting Komentar