Hari Terakhir di usia 19

Senin, 26 Agustus 2013

Besok udah 20 tahun. Gak bisa lagi disebut tenager. Masa-masa peralihan dari remaja ke dewasa. setiap ulang tahun selalu aku renungkan untuk selalu beralih lebih dewasa lagi. Terlebih soal emosi. Emosi yang masih labil, masih sering egois & melakukan hal sesuka hati tanpa berpikir orang lain & tanggung jawab. Hal- hal seperti inilah yang menjadi PR besar setahun kedepan, PR untuk memperbaikinya. Belajar sok dewasa, biar bisa dewasa beneran.

Bicara hari terakhir di usia 19tahun, review ke belakang, setahun kebelakang tentunya banyak hal yg dapat dijadikan pelajaran.

*keluarga*
20 tahun usia ku, 21 tahun usia pernikahan orang tuaku. Aku besyukur bisa menjadi anak pertama, karna aku mengikuti jatuh bangunnya keluargaku. Aku pernah merasakan tidak nyamanya menumpang dirumah sodara abah saat rumah yang kami sewa terbakar, pindah dari rumah sewaan satu ke sewaan lain, hanya bisa meneguk liur saat aku ingin semangkok bakso yang harganya tidak seberapa tapi saat itu abah belum mendapatkan uang karna jualan yang sepi, sakit demam karna amat sangat menginginkan sepeda seperti teman-teman sebayaku. Yah, semua itu sudah terlewati.
Bersyukur karna dengan jatuh bangunnya keluargaku, pasangan aneh itu masih tetap bersama.
Bersyukur karna dengan aku merasakan itu, aku banyak belajar, belajar saling menghargai sekecil apapun itu hasilnya, belajar menjadi pribadi yang tidak matrealistis. Karna aku pernah merasakan terkadang harta memang penting, tapi ada hal-hal yg memang gak akan pernah bisa kamu beli dengan berapa pun banyaknya uangmu. Yaitu berkumpul dengan keluarga.
Bersyukur karna dengan aku merasakan itu, aku menjadi pribadi yang selow dan cuek, tidak memaksakan kehendak walau kini Alhamdulillah apa yang aku inginkan sudah dengan mudah aku dapatkan.
Bersyukur karna aku belajar menghargai proses jatuh bangun tersebut, memahami bahwa semua hal itu butuh proses, tidak seperti adikku yang lahir ketika keluargaku sudah mulai mapan. Hingga ia berkepribadian segala sesuatu itu instan & harus ada.
Bersyukur karna aku belajar artinya perjuangan & usaha. Karna kata Andrea Hirata "Hidup dengan usaha sama seperti mata yang ditutup dengan kain hitam dan disuruh memilih buah yang ada dikeranjang, apapun yang dipilih pastilah buah. Sedangkan jika hidup tanpa usaha sama seperti mencari kucing hitam di ruangan yg gelap dengan mata tertutup dan yang sebenarnya kucing hitam itu tidak ada".

Yah, kami sudah mendapatkan buah itu. Alhamdulillah ya Allah. Dan saat abah bertanya aku ingin apa, aku bingung menjawab, bukan karna banyak yang aku ingini. Aku mulai berhenti ingin ini itu dan mulai belajar merasa cukup, besyukur & mempertahankan apa yang sudah ada.

*seseorang spesial*
Setahun kebelakang ada beberapa orang yang saya ijinkan masuk ruang tamu hati saya. Seseorang itulah yang banyak mengajarkan hal baru. Masalah hati mengenai ikhlas-mengikhlaskan.

Dear you,  terima kasih sudah mengisi hari-hariku di usia 19, kejar mimpimu, namun tetaplah be down to earth, mimpimu mungkin setinggi langit, tapi kakimu masih berpijak di tanah. Hidup lah dengan tenang dan tanpa dendam masa lalu, maafkan lah segala kesalahan masa lalu.

Walaupun bukan aku yang bersamamu & mendampingimu atau berdiri di baris terdepan menyaksikan kesuksesanmu, tapi ketahuilah standing applause terkeras itu dari aku. Bismillah. This is my georgeous 20

Published with Blogger-droid v2.0.10

Berlian Ujur

Senin, 12 Agustus 2013

Berbekal mengikuti passion, minat & keingintahuan ku terhadap dunia jurnalistik lah yang mempertemukanku dengan para berlian itu. Siapa sangka, aku dapat berkesempatan & beruntung bertemu bahkan berteman dengan para berlian (if u know about my past posted 'Berlian vs sampah'). Aku amat sangat bersyukur bisa bertemu dengan mereka para bujur, mereka para berlian. Bagaimana tidak, bisa ku bilang mereka semua punya masing2 kelebihan yang menurut tanpa cacat. masing-masing dari mereka punya kelebihan yang aku ingini.

Mencari organisasi yang lebih santai, gampang, diluar sana banyak yang menawarkanku. Mencari organisasi yang lebih menjanjikan materi, mudah, diluar sana banyak kesempatan-kesempatan yang aku buang.

Tapi mencari mereka para berlian ujur ?? Dimana lagi ???

Aku berhenti disini. Aku berhenti di mereka. Aku berhenti pada mereka yang memberi rasa kenyaman. Kenapa Nyaman ?? Karna jika aku menetapkan standar sempurna aku tidak akan berhenti mencari, aku tidak akan berhenti berpetualang. Tapi nyatanya aku berhenti di mereka. I'm Falling In Love with you guys. Aku bersyukur bisa mengenal & bertemu dengan kalian.

Mereka banyak mengajarkan aku pelajaran yang gak akan mungkin aku dapatkan di instansi pendidikan manapun. Mengenai nilai-nilai hidup, idealisme, softskill, integritas dan kekeluargaan.
Seperti kata temanku Ita Cahraeni, bahwa mereka memiliki permata yang menyilaukan & berlian yang kerlingannya membuat empunya merasa amat sangat bersyukur memilikinya, Yaitu Bakat & Kecerdasan.
yah, empunya itu adalah aku. Aku bersyukur bisa memiliki & berteman dengan mereka :)))
Diganti dengan materi apapun tak akan bisa menyamai mereka. (Sekali Lagi) Mereka mengajarkan bahwa penampilan dapat dibentuk hanya dalam sehari. Tapi karakter, butuh bertahun-tahun membentuknya.





*tulisan ini terinspirasi saat sedang berada di musola fahutan (musola yang sering 'kami' para bujur datangi saat istirahat solat zhuhur, asar atau magrib) Hanya perasaan syukur, tenang dan lapang yang ada. Karna saat itu aku menyadari, aku sedang berada dilingkungan yang sehat. Karna indikator lingkungan sehat bagiku ialah ketika yang dibicarakan adalah ide-ide & yang diperbuat adalah demi mengajak ke kebaikan2. *jujur, dari semua macam pergaulan yang aku ikuti, hanya dengan para bujur yang rajin mengajakku untuk sholat berjamaah.
Published with Blogger-droid v2.0.10

20

Rabu, 31 Juli 2013

Menjelang 20 ..

Menjelang umur 20 tahun, haduh, banyak yang sudah dilalui, tapi perjalanan juga masih panjang. Kepala 2, tidak lagi disebut remaja. Tapi masih cukup muda kok untuk beraktualisasi diri mewujudkan mimpi & passion.

Menjelang umur 20, tidur ku makin tidak nyenyak. Makin banyak saja yang aku pikirkan sebelum aku tertidur. Sejujurnya, aku merindukan saat aku menangis hanya demi sebuah eskrim. Merindukan tidur nyenyak tanpa rasa takut atau apalah.

Menjelang umur 20, hatiku pun sering memberontak. Entah dengan alasan apa. Hatiku ikut tak tenang.

Menjelang umur 20, aku dikejar kejar target percintaan, passion, mimpi dan kesuksesan.

Menjelang umur 20, aku dibayangi kesuksesan finansial oleh teman-teman sebaya ku

Menjelang umur 20, aku masih bertanya-tanya tentang hakikat hidup. Mengenai pemahaman prinsip & dinamika hidup.

Menjelang umur 20, aku Masih mencari-cari identitas dan jati diriku sendiri

Menjelang umur 20, aku belum memiliki konsistensi, komitmen, karakter & ketegasan.

Menjelang umur 20, aku masih bertanya-tanya apakah jalan didepan sana masih akan tetap berkerikil dan tajam ??


H-26 sebelum ulang Tahun ke-20

Published with Blogger-droid v2.0.10

Keputusan Berhijab

Senin, 29 Juli 2013

Menjelang 20 semakin banyak yang aku pikirkan, makin banyak juga aku merenung & menyendiri. Asyik menyendiri dan hanya diam memperhatikan orang-orang sekitar.

Bertepatan saat peringatan isra mi'raj di musola dekat rumah, saat itu, aku tidak fokus mendengarkan ceramah yang disampaikan, aku justru asyik memperhatikan orang2 sekitar tempat aku duduk. Astagfirullah, entah mengapa aku merasa risih dengan penampilan orang yang ada disampingku.
Terus beristigfar hingga terbesit tekad kuat, mulai saat itu, aku ingin tidak hanya fisikku yang berjilbab, aku ingin hatiku juga ikut berjilbab, membersihkan hati, pikiran & tingkah laku.

Loh, aneh kamu, kamu kan sudah berjilbab. Kenapa mutusin buat berjilbab lagi ??

Memang benar, sejak lulus SD orang tuaku sudah membiasakanku berjilbab. Sesekali aku bandel melepas jilbabku kala mereka sedang lengah.Seakan jilbab hanya perintah orang tua, saat mereka lengah aku melanggarnya. Namun Semakin dewasa semakin berkurang bandelku. Belajar untuk konsisten tidak melepas jilbab.

Yah,  hatiku masih belum berjilbab, karna awalnya hanya belajar untuk konsisten. Tidak buka tutup lagi. Berbeda dengan orang kebanyakan yang sebelum benar-benar memutuskan berjilbab, mereka mengatakan ingin menjilbab-i hati terlebih dahulu.

Aku juga tidak luput dari ucapan-ucapan miring seperti "percuma berjilbab kalau kelakuannya masih gak beres".  Beres seperti apa sih yang dimaksud ?? Apa karna pribadi ku yang jauh dari kata anggun, elegan, & agamis ?? Tapi ahh sudahlah, aku cuekin saja, yang penting aku terus memakai jilbab, pikirku dulu.

review kebelakang, aku baru sadar tenyata selama ini aku terjaga oleh jilbab, jilbab lah yang menjagaku, menjagaku dari perkataan, perbuatan, & langkah. Hal seperti "ahh fah, gak setia kawan kamu" , "gak gaul kamu" , "gak asyik banget sih" sudah menjadi santapan sehari-hariku, aku berani menolak karna pikirku kurang etis saja jika aku melakukannya dengan jilbab, namun jika aku melepasnya aku akan digantung oleh abahku. Namun persepsi kurang etis itulah yang justru menjagaku, jilbab menjaga ku dari perbuatan2 yg tidak baik itu. Apa jadinya hidupku sekarang jika aku tidak berjilbab dan benar-benar mengikuti teman-teman melakukan ajang yang dikatakan sebagai indikator anak gaul. Tapi syukurlah, Jilbab menjagaku :)) .. Dengan jilbab juga aku merasa dihormati. Dari sekian banyak teman laki-laki, tidak ada satupun dari mereka yang pernah menggoda bahkan lancang. Mereka justru ramah, bahkan menjaga. Selain itu, ada teman laki-laki yang noni justru amat sangat hormat pada ku karna jilbabku. Dengan jilbab juga aku ternyata menjadi inspirasi buat teman-teman terdekatku, karna melihat aku konsisten memakai jilbab, akhirnya mereka juga ikut berjilbab. Alhamdulillah. Tuhan maha keren :)) . Aku yang saat itu masih belajar konsisten & belum menjilbab-i hati saja sudah menjadi inspirasi teman-teman terdekatku. Subhanallah :)))

***

Kau tau, setelah aku memutuskan untuk menjilbab-i hati, perlahan Allah memudahkan jalannya. Memang benar, Jika kita berjilbab karna Allah, Allah akan memudahkan jalannya. Perlahan ada saja rezeki yang datang menghampiri, yang dengan rezeki itu aku gunakan untuk mengganti koleksi pakaian ketat dengan pakaian yang lebih sopan bahkan syar'i. Ditambah dengan infeksi di bagian perut yang aku alami, hingga mengharuskan aku mengurangi pemakaian celana jeans.

Yah, aku menterjemahkannya bahwa ini jalan Allah, hidayah Allah, & petunjuk Allah.

Subhanallah :)) ~ Alhamdulillah

Bantu aku menjilba-i hatiku. Bantu aku mengubah cara berpakaianku menjadi lebih sopan bahkan syar'i .
Bismillahirrahmanirrahim



Published with Blogger-droid v2.0.10

Ruang Tamu

Looking back . Mengingat- ingat apa yang sudah terjadi, apa yang sudah terlewati. Tentu sudah banyak sekali. Apalagi urusan hati. Review kebelakang, beberapa orang saya perbolehkan untuk memasuki ruang tamu hati saya yang sedari awal memang kurang menarik & berantakan, saya biarkan mereka duduk atau hanya sekedar melihat lalu pergi begitu saja. Terus seperti ini sampai aku menoleh kebelakang, sudah banyak yang terlewati, harus dijadikan pelajaran, hingga perlahan aku mulai memperbaiki & merapikan ruang tamu hatiku. saat itu pula ada sesesorang yang datang, dengan gaya seolah2 pasti menawarkan bantuan merapikan ruang tamu hati saya yang amat sangat berantakan. aku amat sangat bahagia, akhirnya ada yang menemani ku, aku tidak sendirian, walaupun amat sulit, bersamanya akan terasa mudah untuk merapikan ruang tamu hati saya yang amat sangat berantakan ini.

tapi hal yang sebenarnya ialah, ketika kita mengijinkan seseorang masuk ke ruang tamu hati mu, hanya 2 kemungkinan & kesempatan yang akan terjadi, seseorang itu akan menata kembali ruang tamu hatimu atau memporakporandakannya.

yah, aku memakluminya jikalau seseorang itu hanya datang sebentar dan menghambur, setelah itu pergi tanpa permisi. hanya saja aku yang masih belum berdamai dengan diriku sendiri karna apapun itu, sesuatu yang belum selesai, sesuatu yang pergi tanpa permisi dan perpisahan tanpa pamit selalu akan menjadi tanya besar, sesuatu yang akan amat sangat dirindukan. Tapiiii .... ahh sudahlah !!!

           ***

silih berganti datang dan pergi, ternyata orang2 itu hanya mampir dipintu tanpa masuk ke ruang tamu, tapi ketahuilah, saat orang itu berdiri didepan pintu, ada sebuah harapan, layaknya harapan anak kecil yang sedang menunggu jemputannya datang sedang ia hanya sendiri dan teman2 lainnya sudah dijemput. menanti setiap mobil yang melintas berharap salah 1 mobil itu ialah mobil jemputannya. Namun ketika mobil yang diharapkan itu bukanlah mobil jemputannya, hingga mobil itu berlalu dan hilang dari pandangannya. anak kecil itu terus membesarkan hati untuk terus bersabar, ahh barangkali pak supir sedang terjebak macet. terus menunggu dan menguatkan hati bahwa pak supir pasti akan menjemputnya .

       ***

terus berkeyakinan bahwa seseorang itu akan datang. seseorang yang mampu membuatmu jatuh cinta lagi dan membuat mu lupa bahwa kamu dahulu pernah juga merasakan disia-siakan cinta. seseorang itu akan datang, dia yang akan mewujudkan mimpi-mimpimu, dan mimpi bersama.
yakinlah seseorang itu pasti datang.

            

Published with Blogger-droid v2.0.10

Kutipan Kutipan

Rabu, 24 Juli 2013

Dua film yang bertema persahabatan & cinta pertama.

Dua film yang mengambarkan bahwa terkadang orang yang ada disampingmu kini, menemanimu, menghebatkanmu, & menyayangimu bukanlah orang yang benar-benar kamu ingini. Saat kamu tidak bisa mengejar dia, Selalu ada tempat spesial untuk dia.

Berikut beberapa kutipan dari 2 film tersebut

Kutipan sunny (korea) ; 2011

"Hidup ini terlalu singkat untuk hidup tanpa impian"

"Selama ini aku hidup sebagai istri dan sebagai ibu, dan lupa bagaimana diriku sendiri"

"Jika kau mengabaikan kami karna hidupmu terlalu bagus kami akan menghukummu, jika kau bersembunyi karna hidupmu payah kami akan membuatmu lebih baik."

Kutipan sunny (cinta pertama) Indonesia ; 2006

"Manusia memiliki mimpi, ada yang mengejar & mewejudkannya, ada yang mundur & membuangnya, ada pula yang diam & hanya menyimpannya sepanjang sisa usia hidupnya"

"Aku merasa ada yang hilang tanpa tau apa yang sudah ku temukan, aku merasa menemukan tanpa tau apa yang ku cari, dan aku masih mencari tanpa tau apa yang sudah hilang."

"Walaupun pertemuanku dengannya tidak seperti yang kita harapkan, setidaknya kita bicara, setelah sekian lama aku hanya bisa mengaguminya"

"Bahwa jika kamu mencintai seseorang, maka kamu harus mengatakannya begitu momen itu datang, karena jika tidak, maka momen itu akan pergi begitu saja dan tidak akan pernah datang lagi lalu kamu akan menyesal."

"Aku lelah dan aku sampai dimana aku menoleh dan menyadari aku tidak pernah bahagia. Bahwa seumur hidupku aku hanya pura-pura bahagia"

Published with Blogger-droid v2.0.10