Nulis sebagai terapi

Sabtu, 18 Mei 2013

Nulis sebagai terapi, itu fungsi awal aku nulis. yah just for fun doang. tapi aku selipin kutipan, pesan atau nilai moral.
aku lancar nulis kalo pikiran sedang kalut, galau kata anak jaman sekarang. aku pernah baca tulisan seseorang saat blogwalking. dia bilang kalo PERLu GALAU BUAT BISA NULIS.
James Pernbaker Ph,D, - Profesor psikologi dari Universitas Texas mengatakan "Menulis, khususnya untuk hal-hal yang menakutkan atau membuat trauma ternyata berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental"
Karna itu, menulis bagiku sama seperti terapi menangis. mengeluarkan semua unek-unek dengan menangis hingga akhirnya tenang. begitu juga menulis, mengeluarkan semua pikiran-pikiran yang dapat membuat ku gila hingga aku merasa lega telah menuangkannya dalam sebuah tulisan.
menulis bagiku bukan sekedar euforia.
dan bagiku, orang yang pandai itu bukan yang IPK-nya tinggi, tapii yang imajinasinya tinggi dan dapat menuangkannya dalam sebuah tulisan yang asyik untuk dibaca. karna itu aku selalu kagum dengan para penulis, para akademisi dari sastra dan seni.

Published with Blogger-droid v2.0.10

0 komentar:

Posting Komentar