Hallo juni.
Juni Taun lalu banyak cerita. Seminggu pertama ada dirumah *ini libur pertamaku selama kuliah di semester 6, semester paling padat kegiatannya* Lalu minggu kedua ngjalanin UAS, namun dipertengahan UAS malah sakit. Niatnya pulang berobat ke Bontang bentar ajah, tapi situasi berkata lain. Begitu sampai ke bontang langsung dilarikan kerumah sakit karna kondisiku yg sudah sangat lemah. Gak sampai disitu, saat di UGD terlantar smpai subuh karna saat itu dokter jaganya cuman 1 dan ada pasien yg lebih urgent drpd aku. Yah, minggu ketiga di juni taun lalu dihabiskan dirumah sakit. Lalu begitu keluar rumah sakit, tanpa bedrest dulu, di minggu keempat juni langsung ngjalanin pengabdian masyarakat (KKN). Bener2 perjuangan. Tapi tetap bersyukur karna saat itu, teman kos, teman kuliah dan teman KKN sangat mengerti kondisiku saat itu.
Selesai dr itu, ritme hidup berubah total. Aku yg sebelumnya suka
berkegiatan diluar, pulang ke kos cuman buat mandi dan tidur, jadi harus
belajar berbetah-betah dikos. Setengah hari di kampus sudah
ngos-ngos-ngosan. Fisik tidak sekuat dulu lagi. Hari-hari tidak lepas
dari tonik dan vitamin. Juga olahraga ringan. Bahkan saat sidang seminar
proposal skripsiku, beberapa jam sebelumnya sempat demam. Syedih?
Iyaa, tapi musti tetap dikuat-kuatin. Hingga ada satu titik, aku tetiba
bisa berlari buat ngejar ttd dosen pembimbing tanpa ngos-ngosan yg
berarti. Mungkin bagi kalian itu hal biasa. Tapi bagiku, itu
perkembangan berarti. Bersyukur, Fisikku sudah mulai kembali sehat
sediakala. Dan sejak itu juga, aku mulai lebih sadar pentingnya
kesehatan.
Setelah itu mulai
untuk bangkit kembali, dan melewati hal-hal besar dalam hidup dengan
penuh syukur. alhamdulillah. Target tercapai lebih cepat dari perkiraan.
Tidak ada kendala menuju sidang seminar proposal, penelitian dan
sidang pendadaran. Hingga di akhir tahun aku dinyatakan lulus dan
kondisi fisikku sudah kembali membaik. aku bisa travelling ke kota
sekitar samarinda. Bisa ada di 3 kota dalam satu minggu dengan kegiatan
yang padat merayap. Bahkan salah satu hal besar dalam hidup seperti
sidang pendadaran dan Wisuda dapat dilalui dengan lancar. Tiada kata lain selain bersyukur.
Alhamdulillah.







0 komentar:
Posting Komentar