Berdua lebih baik
Jaman sudah modern. Gak ada
orang yang hidup saling berjauhan. Tapi tidak ada juga orang yang hidup
saling berdekatan. Sepeti jejaring sosial. Mendekatkan yang jauh,
menjauhkan yang dekat .
"Kau hanya membutuhkan 1 orang teman, itu sudah cukup, hanya satu, dengan begitu kau tidak akan takut" Han Jung Wo - I miss u
Beberapa waktu terakhir
kejenuhanku makin menjadi-jadi. Ada yang aneh dengan diriku. Aku
tiba-tiba saja merasa kesepian. Bukan karna aku tidak memiliki teman.
Tapi karna tak ada yang mampu memahamiku. Mereka hanya mendengar, tapi
tidak memahami. Terlebih ini adalah masa dimana aku berhenti
berpetualang dan merasa amat sangat kehilangan pada pemilik labuhan
petualanganku. Berpetualang dari satu hati-hati ke hati lain. Namun
anehnya, aku berhenti berpetualang pada hati yang tidak pernah
kusangka-sangka.
Hingga aku sedikit berubah,
menjauh dari pergaulanku, menyendiri. Aku tidak menyalahkan mengapa
orang-orang tersebut tidak memahamiku, karna aku sendiri sebenarnya
tidak mengetahui apa yang ku ingini. Karna aku merasa ada yang hilang
tanpa tau apa yang sudah ku temukan. Anehnya jika kejenuhan itu mulai
menjadi-jadi aku seakan bersedih tanpa tau apa yang harus ku sedihkan.
***
Lain lagi dengan cerita
kesepian ku karna aku merindukan rumah & keluargaku. Aku bukan
tertutup pada mereka, hanya aku tidak ingin menambah beban mereka.
Hari-hari mereka sudah cukup berat untuk mencari uang demi makanan enak,
baju bagus, dan ijazah untukku. Aku tidak ingin dengan cerita sedih dan
keluhanku yang tidak seberapa itu menambah kerunyaman hidup mereka.
Memang No pain no gain. Tapi pain tolerance ku rendah. Aku terbiasa
menjadi anak tunggal dan manja selama 14 tahun, dan saat usia 17
tahun.harus belajar hidup mandiri dan sendiri dikota orang. Bergelut
dengan sumpeknya ibukota dan menyimpan banyak kesal dalam hati sendiri.
Yah sendiri.
Alhasil aku mulai belajar untuk
berteman dengan diriku sendiri, membahagiakan diri sendiri dan berusaha
nyaman melakukan apa-apa sendiri. Jangan heran jika melihatku
berbelanja di mall sendirian, jangan juga heran melihatku membeli dvd
drama bajakan lalu menonton drama berjam-jam hingga lupa waktu dan
membeli es krim saat cuaca sedang dingin. Aku hanya belajar menerima
keadaan, belajar membahagiakan diriku sendiri. If i'm not for my self,
who will be ?? Jika sendiri terasa nyaman, berdua pasti akan lebih
baik. Karna jarang ada yang betah berlama-lama denganku. Untuk itu, aku
amat sangat berterima kasih untuk orang-orang yang mau menemaniku dalam
waktu yang lama, aku amat sangat menghargainya.
Hingga akhirnya, tanpa angin
tanpa petir, aku kelelahan dan aku menangis didepan orang tuaku,
menangis sejadi-jadinya namun tidak ada yang aku ucapkan. Banyak yang
ingin aku ceritakan, tapi aku hanya sanggup membuat suara tangisan.
Yah . Beginilah kisah kejenuhanku .







0 komentar:
Posting Komentar