Kalian pastinya sering denger kata-kata "cinta itu buta". Yah, memang sepertinya itulah yang ku alami. Aku mengalami kegalauan manusia-manusia sebelumku. Ajaibnya cinta, kerennya semesta, maha besar Tuhan yang telah menciptakan cinta. Yah, cinta memang buta, tidak mengenal durasi dan jarak. Orang yang tidak pernah bertemu sama sekali saja dapat saling suka. Orang baru mengenal beberapa bulan saja juga bisa dengan mantap melangkah ke jenjang pernikahan. ini lah takdir. Percaya takdir berarti percaya bahwa didunia ini tidak ada yang terjadi karena kebetulan. Begitu juga dengan pertemuanku dengan mu didunia maya melalu chating. Sesuatu yang aku anggap takdir namun hanya kebetulan bagimu.
Cinta memang tidak mengenal durasi dan jarak, aku bertemu dengan mu didunia maya, saat aku sedang kosong, kamu hadir membantuku, menemaniku, dan mensupportku yang saat itu layaknya layangan sedang putus, tidak tau arah dan hampir terjatuh. Kamu datang menangkapku, membantuku bangkit lagi, mendukungku untuk kembali terbang ke langit mewujudkan mimpi-mimpiku.
Kamu tau, di postingan sebelumnya, aku bercerita bahwa aku datang ke kota samarinda, mengubah planning ku yang sudah ku susun setaun sebelumnya hanya untuk mencari mozaik hidupku di kota ini. Saat itu, aku berharap aku menemukan mozaikku di kota ini. Tapii, Tuhan berkata lain, dan sepertinya mozaikku tidak ada disini.
Kamu tau, aku datang ke kota ini hanya ingin bertemu dengan mu, walaupun jauh dari ekspektasiku, tapi aku hanya ingin berterima kasih karna kamu telah mau menjadi temanku disaat teman-teman terdekatku meninggalkanku, berterima kasih karna telah menemaniku, berterima kasih karna telah membantuku agar berani bermimpi dan mewujudkannya.
Aku menyukaimu didunia maya, aku suka saat kita sedang asyik chating hingga lupa waktu.
Kamu tau, kamu adalah keseimbangan hidupku, karna saat aku bersama orang lain dan lost contact dengan mu, aku merasa ada yang hilang dari hidupku, yah, kamu !! Kamu keseimbangan hidupku.
*BDHCRBG*







0 komentar:
Posting Komentar