Dalam
artikelnya, "A Daddy's Letter to His Little Girl (About Her Future
Husband)", sebagai seorang ayah, Kelly mengungkapkan isi hatinya lewat
surat tentang kriteria pria yang diinginkannya sebagai suami putrinya. Surat
ini menggambarkan bahwa seorang ayah
sebenarnya tidak punya kriteria yang muluk dan berat kepada pria yang akan
menjadi menantunya. Yang terpenting adalah si pria harus bisa membahagiakan dan
menjaga putrinya sepenuh hati, seperti ayah yang menjaga putrinya.
Inilah
surat Kelly untuk putri-putrinya.
"Putriku, Aku hanya
ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Seorang
pria yang layak untukmu adalah pria yang tahu bahwa kamu adalah sosok yang
menarik.
Aku tidak peduli kalau ia
meletakkan sikunya di meja makan, selama
ia tidak bisa melepaskan pandangannya darimu dan terpesona saat melihat
senyumanmu. Dan ia tidak bisa berhenti untuk membuatmu tersenyum setiap saat.
Aku tak peduli kalau ia
tidak bisa bermain golf bersamaku, asalkan
ia bisa bermain dengan anak-anak yang kau berikan kepadanya, mengalami setiap
masa senang dan frustrasi bersama-sama.
Aku tak peduli dia punya
tubuh yang kuat, asalkan dia punya
semangat dan usaha yang kuat untuk tetap bisa ada di hatimu selamanya.
Aku tak peduli kalau dia
boros dan tidak pernah mengikuti dompetnya, asalkan ia selalu bisa mengikuti kata hatinya yang selalu menuntunnya
untuk kembali padamu.
Aku tak akan pernah peduli
siapa yang akan dipilihnya di pemerintahan, asalkan saat ia bangun pagi ia selalu memilihmu dan menempatkanmu
sebagai orang nomor satu di rumah dan di hatinya.
Aku juga tak pernah peduli
dengan warna kulitnya, selama ia selalu
bisa mewarnai kanvas kehidupan kalian dengan pengorbanan, pengertian,
kesabaran, dan kelembutan.
Dan pada akhirnya sayangku,
jika kau sudah menemukan pria seperti ini, aku akan menyetujuinya. Karena aku, ayahmu, dan pria yang akan
menjadi suamimu ini, punya satu kesamaan. Kami akan sama-sama punya satu hal
yang paling penting dalam hidup kami, yaitu kau."








0 komentar:
Posting Komentar